Banten, selain masyhur dikenal dengan seribu kyai sejuta santrinya juga terkenal dengan tradisi Panjang Mulud-nya. Tradisi yang digelar untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad Saw ini dilaksanakan hampir di seluruh kampung di Banten, secara bergantian selama bulan Rabi'ul Awwal.
Salah satunya di Link. Kesuren kel. Sumur pecung kec. Serang kota Serang - Banten. Setiap tahunnya warga kesuren merayakan karena kecintaan mereka terhadap Nabi Muhammad SAW. Tradisi tahunan ini sering juga disebut ngeropok. Panjang Maulid di Kesuren bermacam-macam bentuk misalnya: perahu, masjid, bedug, burung elang, dan lain sebagainya. Saat perayaan, panjang Maulid akan diarak oleh warga dari rumah dibawa ke masjid dengan diiringi alunan marawis Santri Man'baul 'Ulum Kesuren. Di dalam panjang maulid itu terdapat sembako, pakaian, sendal, dan masih banyak lagi.
Di akhir acara, para tamu undangan akan mendapatkan sembako yang dibagikan oleh panitia.
Menurut Ust Arifudin selaku ketua panitia PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan tahun ini berlangsung 3 acara: yang pertama yaitu Tabligh Akbar yang telah dilaksanakan Ahad kemarin tepatnya hari Ahad malam Senin 10 November 2019, kemudian yang kedua marhaban keliling setiap rumah yang berlangsung mulai dari awal bulan Rabi'ul Awwal sampai Akhir, dan yang terakhir panjang maulid yang dilaksanakan pada hari ini yakni hari Ahad, 17 November 2019. Acara ini berlangsung meriah karena antusias masyarakat yang berbondong-bondong datang ke masjid untuk dzikir bersama.
Komentar
Posting Komentar